January 10, 2012

Puisi sampai sembilan

Saat semua mulai lenyap
Ambisi manusia pun terlahap
Tak ada waktu untuk bersiap
Untuk mereka yang masih terlelap

Doa orang-orang baik
Usaha yang terbaik
Atas segala urusan pelik

Terdapatlah suatu pertanyaan
Inikah yang namanya cinta?
Gemetar sembari memikirkan
Akankah engkau merasakan hal serupa ?

Emosi bercampur kegelisahan mendalam
Mata hati tertutup bagai malam yang kelam
Paksaan jiwa tertolak hati yang suram
Apalah arti hidup jika cinta ini tenggelam
Tenggelam cahaya hati dalam gelapnya malam

Lihat dunia yang sudah tak rata
Ingin sekali menghilangkan derita
Mengunjungi kamar saja sudah tak bisa
Apalagi merasakan nikmat didepan mata

Entah mengapa kau selalu datang
Nestapa hati sudah tak terhalang
Angan-anganku yang tak pernah hilang
Menjadikanmu sebuah bintang

Tempat berdiam selanjutnya bukanlah di sini
Untuk sebuah alasan bodoh aku berhenti
Jalan panjang membentang untuk dicintai
Untuk seorang wanita berparas bidadari
Hati berkata, "aku menunggumu disini"

Derita itu cukup sampai disini
Elok wajahmu cantik dan berseri
Luncurkan perkataanku memberi
Apakah engkau menyadari
Pulau-pulau disana telah ku sebrangi
Aku begitu demi yang kusayangi
Nyonya cantik pengisi hati ini

Sulit memang sempurnakan diriku
Emas dan perak bukan punyaku
Mobil mewah hanya mimpiku
Bahagia pun tak bisa bersamaku
Impianku hanya menjadi tukang sapu
Lihat sana sini tergoda gadis lucu
Akupun kadang menghiraukanmu
Namun, aku tetap sayang padamu ...

0 komentar:

Post a Comment

 
;