Aku dan kamu sudah mengenal sejak lama
namun tak ada yang berani menyatakan nuraninya
dan kita pun saling menebak pertanda
apakah kita saling punya rasa yang sama?
kita pernah berkenalan dan saling menyerukan nama
tapi semua terjadi seperti biasa
sampai semua mulai tampak istimewa
ketika kita sudah berteman setelahnya
bagaimana tidak, kita sering bertukar cerita
kita pun juga tak segan tertawa bersama
ketika itulah semua mulai tampak tak sama
aku merasakan sesuatu hal yang berbeda
begitupun ketika namamu disebut oleh mereka
telingaku pun mendadak siaga
bersiap mendengarkan dengan waspada
hingga jantungku berdetuk tiada hentinya
lalu, datanglah sebuah hobi baru manusia
yang mulai mengkotak-kotakkan sesamanya
hingga kita terjebak bersama di dalamnya
kita divonis takkan pernah bisa bersama
kita dianggap tak bisa melebur karena tak setara
kita dituduh terlalu berbeda dari cara berdoa
latar belakang kita tak berasal dari tempat yang sama
warna kulit hingga ukuran mata pun dijadikan perkara
dibalik semua ketidakmungkinan di depan mata
aku tetap menyelipkan namamu dalam doa
semoga kita bisa saling merasa
membuktikan kepada dunia kalau kita menua bersama
tak letih aku berdoa kepada Empunya Semesta
semoga bumi tak berubah karena sekat yang terus menyiksa
sekat yang mengatasnamakan perbedaan yang ada
yang membuat pikiran semua orang tak bisa terbuka
untukmu ketidakmungkinan yang selalu aku semogakan...
semoga pada akhirnya kita bisa bersama di masa depan :')
Hai, apa kabarmu?
adalah pertanyaan basa basi penuh rindu
bagaimana hari-harimu?
adalah awal tanya mengungkap masa lalu
Aku pikir aku sudah melupakanmu
tapi kadang aku tersenyum melihat fotomu dulu
aku kira kita sudah saling berjauhan
lalu kita dipertemukan oleh kenangan
Kamu kini sudah bahagia
bersama orang yang memang sudah seharusnya
tidak, aku tak bermaksud mengacaukan suasana
aku cuma rindu, itu saja
Masih ingat betapa polosnya dirimu bercerita?
tentang kehidupanmu yang penuh dengan suka duka
kita berdua pernah menghabiskan waktu bersama
dan kini waktu yang menghabisi kita pada akhirnya
Aku masih ingat bagaimana dirimu tertawa
membuat suasana sekitar berhenti seketika
seakan pada waktu itu aku adalah raja
yang beruntung ditemani permaisurinya
Kini aku tak bisa bersembunyi
walau ada seribu lagu yang sedang bernyanyi
bahkan kata bijakpun sudah tak mampu
membendung besarnya rasa rindu
Seberapa lama aku mengenalmu
seberapa sering aku menghabiskan waktu denganmu
seberapa keras aku perjuangkan sampai mati
kalau tak berjodoh, mau gimana lagi?
Aku tak bermaksud mengganggu
aku juga tak ingin merebutmu
tapi satu hal yang perlu kamu tahu
aku cuma rindu :)
Subscribe to:
Comments (Atom)



- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact