April 20, 2015
Saatnya bercerita, saatnya terbuka
Belakangan ini aku merasa ada yang berbeda
semua janji kamu batalkan tiba-tiba
aku hanya bisa diam, penuh tanya
sebenarnya apa yang terjadi pada dirimu adinda
Aku masih memperhatikanmu dari jauh
tapi wajahmu tak secerah dulu kita bertemu
seberapa pandaipun itu kamu tutupi
aku tahu kamu sedang butuh solusi
Pada awalnya aku bisa memaklumi
karena tugasmu tuk menyelamatkan dunia yang tak kunjung henti
tetapi makin hari aku makin yakin ada yang kamu simpan
karena selama ini pertanyaanku tak punya jawaban
Jika kamu rindu, tak perlu ragu datang kemari
begitupun jika kamu sedang ingin sendiri
terbukalah, sehingga aku bisa memahami
karena aku tak mau kamu terus begini
Ijinkan aku memeluk tanganmu
mulailah lepaskan semua hal yang ada di genggamanmu
buat apa kamu terus memendam sesuatu
jika itu hanya menyakiti dan menyiksamu
Ada rindu yang teramat berat padamu
bukan rindu untuk bertemu, tapi untuk berbagi
aku ingin sekali jika bisa membantumu
mendengarkan kamu bercerita tentang apa yang terjadi
Disini tak ada maksud tentang "kita"
disini hanya ada aku dan kamu yang saling bercerita
kamu tahu aku adalah orang yang cukup dewasa
karena itu sudah saatnya dirimu untuk lebih terbuka
Jujur saja, aku tak punya maksud apa-apa
ini semua kulakukan hanya demi satu alasan semata
aku tak mau dunia ini kehilangan mataharinya
karena aku yakin, Tuhan punya rencana baik untukmu nantinya :)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 komentar:
Post a Comment