October 23, 2014
Alasan pujangga tak menulis lagi
Kami menyebutnya seorang pujangga
dia tak banyak bicara
dia pendiam, tapi penuh makna
sekali berkata, indah sekali artinya
Biasanya dia merenung di pojokan sana
mencari inspirasi dengan menganalisa
setiap hal-hal kecil yang ada didekatnya
lalu, dia tulis kata per kata
Setiap malam dia habiskan dengan menulis
mengubah kata biasa menjadi begitu puitis
kadang penuh dengan rasa romantis
kadang juga bisa membuat menangis
Pujangga selalu diam, seperti anti-sanguinis
selalu berpikir dan terlalu melankolis
kadang dia butuh tantangan yang koleris
tanpa konflik, karena dia begitu plegmatis
Kini pujangga itu hilang
Kertas dan pena yang sering digunakan, kini mulai usang...
Pujangga itu masih bernyawa
hanya saja, kini tampak sangat berbeda
kini dia penuh canda dan tawa
seperti ada hal yang sedang merasukinya
Ada hal yang begitu berbeda
apa yang kita lihat tidak seperti pujangga biasanya
merenung kini bukan lagi hobinya
bahkan menulis sudah jadi kebiasaan lamanya
ternyata, pujangga sedang jatuh cinta
Apa ini kekuatan cinta?
mampu mengubah seorang pujangga
untuk berhenti menulis dan mengarang rima
membuat kertas dan pena tak ada lagi gunanya
Cinta...
mungkin adalah alasan pujangga tak mau menulis lagi
karena apa yang selama ini ditulisnya
ternyata tidak semua selalu menjadi tragedi
semua hanya tampak bagai cerita, yang begitu indah di depan mata :)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 komentar:
Post a Comment